Ada Pengrajin Wayang Kulit Di Lokasi TMMD - suarajombang.net

Terbaru

Senin, 14 Oktober 2019

Ada Pengrajin Wayang Kulit Di Lokasi TMMD


WONOSALAM - Wayang kulit merupakan salah satu kebudayaan asli Indonesia yang telah dilestarikan dari generasi ke generasi. Keberadaannya sebagai budaya yang ailuhung telah diakui oleh UNESCO, badan dunia yang mengurus tentang pelestarian kebudayaan. Pada tanggal 7 November 2003, wayang kulit telah ditetapkan sebagai Masterpiece of Oral and Intagible Heritage of Humanity.

Di tengah kian langkanya pelaku tradisi, Aan Kumaisi, warga Dusun Galengdowo, desa Galengdowo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, berteguh hati menjalani usahanya membuat wayang kulit, maupun kepala barongan di tengah arus gempuran kesenian modern.

“ Menatah atau memahat wayang yang detail, halus, dan sesuai dengan pakem tokoh wayang tertentu membutuhkan waktu. Belum lagi pekerjaan mewarnai alias menyungging dengan cat akrilik. Satu gunungan, misalnya, baru tuntas dikerjakan sekitar 1,5 bulan, untuk harganya bisa mencapai jutaan rupiah tergantung dari tingkat kesulitan di toh pewayangan, ujar Aan saat menjelaskan ke peronil Satgas TMMD ke-106 Kodim 0814 Jombang, selasa 15 oktober 2019.

Sersan Kepala Suyana anggota Koramil 0814/17 Wonosalam mengatakan, kaum muda harus segera bangkit untuk tetap melestarikan seni dan budaya yang merupakan warisan para leluhur yang dengan susah payah telah mempertahankannya. Jangan sampai seni dan budaya bangsa Indonesia direbut oleh bangsa lain, katanya menegaskan. (YUD)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar