Kenduri Durian “Kenduren” Wonosalam 2019, Ikon Wisata Kabupaten Jombang - suarajombang.net

Terbaru

Minggu, 03 Maret 2019

Kenduri Durian “Kenduren” Wonosalam 2019, Ikon Wisata Kabupaten Jombang

SUARAJOMBANG.NET - Salah satu hajatan terbesar Kabupaten Jombang yakni Pesta Durian atau yang terkenal dengan nama Kenduri Durian atau “Kenduren” Wonosalam berlangsung meriah, Minggu (3/3/19).

Acara yang dipusatkan di Lapangan Kecamatan Wonosalam tersebut dibanjiri ribuan pengunjung yang datang dari sejumlah kota di Jawa Timur, bahkan dari mereka ada yang rela menginap di rumah warga sekitar untuk bisa menyaksikan event yang tahun ini memasuki tahun ke 7 ini. 
 
( Agar Aman, Durian Durian yang ada pada gunungan dibagi satu persatu oleh petugas )
Tahun ini, panitia menyiapkan durian sebanyak 2 Ton 19 Kg atau sekitar 2019 butir durian yang ditata menyerupai tumpeng raksasa. Tumpeng raksasa tersebut berdiri megah di tengah lapangan.

Agar tampak manis, gunungan itu diriasi sedemikian rupa dengan umbul-umbul yang menjuntai di atasnya. Dan Untuk keamanan, pagar besi mengelilingi gunungan durian tersebut. Nah, ribuan durian di tengah lapangan inilah yang nantinya diperebutkan secara gratis.

Selain tumpeng durian berukuran raksasa dengan tinggi sekitar 12 meter, ada juga Sembilan tumpeng durian berukuran kecil yang menjadi khas Sembilan desa di Wonosalam. Selain durian, di tumeng tersebut juga ada buah lain, semisal rambutan, manggis, serta sayuran. 
( Ikon Wisata Jombang, Kenduren Wonosalam dengan Gunungan Buah Durian )
Bupati Jombang Hj.Mundjidah hadir di acara ini didampingi Wakil Bupati Sumrambah serta Jajaran Forkopimda. Bahkan tampak pula para Anggota DPRD Jombang, Sekda dan Para Pejabat Pemkab Jombang turut hadir untuk menyaksikan event yang kini telah menjadi Ikon Wisata Kabupaten

Dijelaskan Bupati Hj.Mundjidah Wahab, acara kenduri durian ini merupakan bentuk rasa syukur atas panen durian di kawasan lereng Gunung Anjasmoro, sekaligus untuk mengenalkan wisata di Wonosalam.

Selama ini, Kata Bupati Wonosalam memang dikenal sebagai daerah penghasil buah. Selain alamnya yang indah dan berbukit membuat kawasan tersebut ramai dikunjungi.

Selain buah durian, Wonosalam juga merupakan penhasil buah manggis, apukat, salak, serta petai. Tak kalah, kopi Wonosalam juga mempunyai ciri khas yang sangat digemari. “Bahkan yang paling digemari di Wonosalam adalah durian bido asli Wonosalam dengan ciri khas manis legit,”terang Bupati.

Pemkab Gelontor Anggaran 20 Milyar Untuk Infrastruktur Wonosalam
Untuk memeriahkan hajatan ini tahun mendatang, Pemkab berencana mengevaluasi sejumlah hal utamanya adalah infrastruktur untuk mendukung kelancaran pengunjung. Diantaranya pelebaran jalan dan merenovasi lapangan.

Dikatakan Bupati Hj.Mundjidah Wahab akan komitmen dalam mendukung suksesnya pariwisata yang ada diwonosalam, hal ini dibuktikan pada tahun 2019 ini akan dialokasikan anggaran 20 Milyar untuk Wonosalam.

“Tahun 2019 kita akan mengalokasikan anggaran sebesar 20 Milyar untuk menata Wonosalam. Ini adalah bentuk komitmen kami dalam mendukung suksesnya pariwisata di wonosalam,”tandas Bupati.

20 Milyar tersebut, beber Bupati akan dialokasikan untuk pelebaran jalan sepanjang Wonosalam, sehingga bisa menarik jumlah wisatawan lokal maupun mancanegara untuk berkunjung ke Wonosalam.

“Kita ingin mewujudkan Wonosalam sebagai kota wisata masa depan, sesuai visi misi kita Jombang Berkarakter dan Berdaya Saing,”pungkas Bupati. (*)





Editor : Jodhie

Tidak ada komentar:

Posting Komentar