Warga Jombang Antusias Saksikan Pawai Budaya Jombang 2018, Begini Komentarnya - suarajombang.net

Terbaru

Minggu, 26 Agustus 2018

Warga Jombang Antusias Saksikan Pawai Budaya Jombang 2018, Begini Komentarnya


SUARAJOMBANG.NET - Pawai Budaya Jombang 2018 yang digelar Minggu (26/8) siang mendapat apresiasi yang sangat luar biasa dari warga Jombang. Hal ini tampak dari antusias warga saat menyambut gelaran tahunan ini, ribuan warga tumplek blek di sepanjang rute perjalanan pawai mulai jalan Wahid Hasyim hingga finish di Jalan Gus Dur Jombang.

Tua-muda hingga anak-anak sangat antusias menonton gelaran Pawai Budaya Jombang. Mereka disuguhi kreatifitas seni dan lenggak-lenggok dari para peserta di sepanjang jalan tersebut. 
(Pawai Budaya Jombang 2018, /Photo by Jodhie )
Sebanyak 43 kontestan dengan lebih dari 1500 peserta meramaikan gelaran yang diawali dari Pendopo Kabupaten Jombang (Aloon Aloon) sedangkan finish berada di depan kantor Pegadaian Jalan Gus Dur, Jombang.

Tepat pukul 13.00 WIB Wakil Bupati Jombang Hj.Mundjidah Wahab (Plt Bupati Jombang) yang didampingi Pj.Sekda Eksan Gunajati memberangkatkan secara resmi Pawai Budaya dengan tajuk ‘Festival Harmoni Budaya Jombang’ ini.

“Pawai budaya dalam rangka memperingati HUT ke 73 Proklamasi mekerdekaan RI ini adalah sebagai penyemangat bagi kita untuk terus mengisi kemerdekaan yang telah diraih para pahlawan terdahulu,”ungkap Plt Bupati Jombang Hj.Mundjidah Wahab sebelum memberangkatkan.

Pawai Budaya tahun ini, Terang Plt Bupati Jombang adalah pawai budaya yang menonjolkan sisi kreatif dari para peserta dengan menggali kebudayaan yang dimiliki Kabupaten Jombang semisal dari sisi kebudayaan, kesenian sampai bagaimana gambaran cikal bakal Kabupaten Jombang jaman dahulu.

“Kami atas nama pemerintah kabupaten sangat mengapresiasi kerja keras para panitia maupun peserta pawai pada hari ini, dengan pawai budaya ini, kita ingin bersama sama bersatu membangun Jombang dan kedepan pawai budaya ini harus terus ditingkatkan,”kata Plt Bupati mengakhiri sambutan.

Dan sejurus kemudian Plt Bupati dan Pj Sekda memberangkatan secara resmi pawai budaya ini yang ditandai dengan pemukulan gong dan kibaran bendera start. 
 
Meski panitia pelaksana pawai telah mengumumkan pemberangkatan pawai budaya adalah pukul 13.00 WIB, namun berdasarkan pantauan dilapangan sejak pukul 11.00 WIB, ribuan warga dari berbagai penjuru di wilayah Kota Santri sudah berbondong-bondong dan mencari tempat di sepanjang jalan yang dilalui pawai. Kendati cuaca panas, tak menyurutkan semangat warga untuk melihat gelaran Pawai Budaya Jombang 2018 ini.

“Sengaja tadi ke sini, Sama keponakan. Senang saja, bisa melihat Pawai Budaya. Karena jarang-jarang juga, paling hanya setahun sekali, itupun saat peringatan kemerdekaan,” tutur Antok , Warga Sengon, Jombang yang tampak datang bersama istri dan anaknya.

Antok, mengatakan, Pawai Budaya Jombang tahun ini memang beda dari tahun sebelumnya. Lantaran, seluruh peserta jalan kaki dan tidak menggunakan kendaraan.

“Ini lebih menarik. Mungkin capek ya, karena harus jalan, tapi justru kita bisa melihatnya dengan enak. Kalau pakai kendaraan seperti bukan adu kreatifitas, tapi adu uang. Karena biayanya juga tinggi untuk membuat hiasan,” paparnya.

Senada dengan jajang warga Mojoagung, mengaku cukup puas dengan Pawai Budaya Jombang 2018. Menurutnya, tahun ini banyak kreatifitas lokal yang memang ditampilkan.

“Ini bagus sekali lho, tinggal diasah terus. Semoga tahun depan bisa lebih bagus lagi. Mungkin penonton lebih ditertibkan, karena memang banyak sekali yang melihat,” tandasnya. 

Evaluasi muncul dari Aam seorang mahasiswa yang turut menyaksikan, menurutnya rute pawai budaya terlalu jauh, jadi banyak peserta yang kelelahan. “kalau pawainya sendiri sudah bagus, namun jaraknya terlalu jauh jadi tadi saya lihat banyak yang kelelahan bahkan tadi ada yang pingsan,”ungkapnya.

Jadi, lanjut Aam, ada baiknya pawai budaya semacam ini digelar pagi. “Mungkin tepat jam 7 pagi pawai harus segera dimulai biar gak terlalu panas,”sarannya.
(*)



Reporter : Jodhie