Oknum Aremania Pelaku Pengeroyokan Warga Jombang, Berhasil Ditangkap Polres Jombang - suarajombang.net

Terbaru

Sabtu, 28 Juli 2018

Oknum Aremania Pelaku Pengeroyokan Warga Jombang, Berhasil Ditangkap Polres Jombang


suarajombang.net - Tak butuh waktu lama Tim Unit Resmob Polres Jombang berhasil ungkap kasus pengeroyokan terhadap M. Fikri Dayatullah (15), Pelajar asal Dusun Godong Desa Godong Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang yang menjadi korban pengeroyokan oleh oknum suporter Aremania (Pendukung Arema Indonesia), Sabtu (28/7) lalu. 
( Para Tersangka Duduk, usai ditangkap Tim Resmob Polres Jombang )
AKP Gatot Setyo Budi, Kasat Reskrim Polres Jombang membeberkan para pengroyok yang berhasil ditangkap diantaranya Agus Susilo( 26) asal JalanTapak Siring, Gg 2 No.43, Rt/Rw 05/08 Desa Samaan, Kecamatan Klojen, Kotamadya Malang. Adi Setiawan (25) asal Jalan Tapak Siring 28 B Rt/Rw 06/08, Desa Samaan, Kecamatan Klojen, Kotamadya Malang dan Hekmawan Muharam Akhsandi(19) asal Jalan Kaliurang Barat Gg 1 Desa Samaan, Kecamatan, Klojen, Kotamadya Malang.

“Ketiga pelaku Pengeroyokan diduga melanggar pasal 170 KUHP dan atau melakukan kekerasan secara bersama sama terhadap anak, pasal 80 ayat 2 UU no. 35 th 2014 tentang perlindungan anak,”jelasnya dihadapan awak media.

Masih menurut AKP Gatot, masih ada pelaku pengeroyokan lagi yang belum tertangkap dan kini menjadi DPO (daftar pencarian orang) diantaranya RN (24) alamat Kedung kandang Malang kota. AD (26) Desa Kebonagung Kecamatan Sukun Malang kota. AF (22) alamat Malang Kota.JUNET (22) alamat kota malang. HKM (23) alamat Malang Kota

“Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya ketiga pelaku dilakukan penahanan di mapolres Jombang. Guna kepentingan proses lebih lanjut,”Pungkasnya. 


Baca Juga , Oknum Aremania Ngamuk, Warga Jombang Dilarikan Kerumah Sakit

Seperti diberitakan sebelumnya, ratusan pendukung Arema Indonesia atau Aremania berbuat ulah saat perjalanan pulang dari Jombang menuju Malang, pada Rabu Tanggal 25 Juli 2018 sekira jam 19.00 wib.

Saat berada di pinggir Jalan Raya Dusun Sokopuro Desa Kwaron Kecamatan Diwek Kabupaten Jombang mereka mengejar warga yang mengenakan kaos Bonek. Selain itu, supoter PSID Jombang juga tak luput dari sasaran mereka.

Padahal saat perjalanan pulang, mereka mendapatkan pengawalan ketat dari petugas kepolisian. Kericuhan paling parah terjadi di Jl Raya Kwaron, Kecamatan Diwek.

Seorang remaja bernama Fikri yang saat itu mengenakan kaos Persib dikejar. Bocah tersebut kemudian dipukul dan ditendang.

Akibatnya, Fikri mengalami memar-memar pada kaki dan tangannya. Aksi brutal itu berhasil dihentikan polisi. Korban dilarikan ke rumah sakit menggunakan mobil patroli.(*)