Tingkatkan Kesadaran Terhadap Perubahan Iklim, DLH Jombang Gelar Climate Change Camp - suarajombang.net

Terbaru

Selasa, 24 April 2018

Tingkatkan Kesadaran Terhadap Perubahan Iklim, DLH Jombang Gelar Climate Change Camp



SUARAJOMBANGNET - Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jombang bersama dengan DAI USAID APIK (Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketangguhannya) pada hari Sabtu s.d Minggu, tanggal 21 - 22 April 2018 menggelar kegiatan Climate Change Camp “Sustainaible Lifestyle and Youth Movement for Climate Change” di Agrowisata Kebun Kelengkeng Suwarno (Ds. Bangsri, Kec. Plandaan, Kab. Jombang). 

Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran, pengetahuan dan pemahaman terhadap upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, melalui gerakan generasi muda bangsa. dengan sikap dan gaya hidup yang berorientasi pada kelestarian lingkungan. Kegiatan ini di ikuti sebanyak 115 orang, dari 19 sekolah tingkat SMA sederajat di Kabupaten Jombang

Isu perubahan iklim telah menjadi perhatian banyak pihak, baik di tingkat internasional, regional, nasional dan lokal. Berbagai kejadian terkait dengan kondisi iklim yang tidak menentu ini semakin sering terjadi dengan intensitas yang juga semakin meningkat. Semisal banjir, kekeringan, longsor, gelombang tinggi, dan peningkatan muka air laut. Tak jarang akibat kejadian ini menimbulkan korban jiwa serta kerugian ekonomi dan ekologi.
 
(Aksi Nyata, Para Peserta di ajari membuat biopori )
Oleh sebab itu Kondisi seperti ini perlu disikapi dengan memperkuat aksi nyata mulai tingkat lokal sehingga dapat berkontribusi terhadap upaya mitigasi dalam mengurangi emisi gas rumah kaca serta upaya adaptasi untuk meningkatkan kapasitas seluruh pihak dalam menghadapi dampak perubahan iklim.

Aksi nyata Adaptasi dan Mitigasi Perubahan Iklim menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari penerapan strategi pembangunan rendah karbon dan tahan perubahan iklim, yang perlu terus dikembangkan dan diperkuat pelaksanaannya.

Dalam arahannya Kepala Dinas LH Ir. Yudhi Adriyanto, MSi berharap para generasi muda dapat menanamkan budaya cinta terhadap lingkungan hidup di sekitar mereka.

“Merekalah yang kelak akan menjadi penentu kebijakan mengenai penanganan dan pengelolaan lingkungan hidup yang baik. diperlukan satu gerakan sosial yang kuat dan meluas, bersama-sama menjaga dan memperbaiki lingkungan hidup,”ungkap Yudi.

Narasumber yang terlibat pada kegiatan ini diantaranya dari DAI USAID APIK, Dinas LH Jombang, Sanggar Hijau Jombang dan BMKG. Diakhir kegiatan dilakukan aksi tanam pohon bambu di sekitar Mata Air Sumberpelas Desa Plabuhan dan Pembuatan lubang Biopori
. (*)




Sumber : Dinas Lingkungan Hidup Jombang
Editor   : Jodhie