Bupati Jombang Sambut Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI - suarajombang.net

Terbaru

Kamis, 01 Februari 2018

Bupati Jombang Sambut Kunjungan Kerja Komisi II DPR RI

SUARAJOMBANG.NET - Kunjungan kerja Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Republik Indonesia (RI) di Kabupaten Jombang, Kamis (1/2/18) di Ruang Soero Adiningrat Pemkab Jombang disambut langsung Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko.

Tujuan dari rombongan yang berjumlah 13 Anggota DPR RI ini adalah untuk mendengarkan kesiapan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Propinsi Jawa Timur, mengenai penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2018 serentak di Provinsi Jatim dan 18 Kabupaten/Kota.

Hadir di acara ini, Kesbangpol Propinsi Jatim, Ketua KPU dan Bawaslu Jatim. Termasuk KPU, Panwaslu, Kesbangpol dari 18 kabupaten/kota, serta perwakilan Gakumdu.

Zainudin Amali, Ketua Komisi II DPR RI selaku ketua rombongan, mengatakan pihaknya memang sengaja menggelar pertemuan di salah satu kabupaten yang akan menyelenggarakan pilkada.

"Kita ingin melihat secara langsung persiapan pelaksanaan pilkada. Dan dari propinsi mengarahkan kita ke Kabupaten Jombang,”ungkapnya dihadapan awak media.

Setelah hampir dua jam melakukan pertemuan dan tanya jawab, akhirnya pihak komisi II DPR RI menyampaikan kesimpulannya. “Setelah kami mendapatkan laporan dari KPU dan Bawaslu Jatim, pada umumnya secara keseluruhan Jatim sudah siap melaksanakan pilkada,”ujar Zainudin Amali.

Zainudin melanjutkan, dari hasil pertemuan tersebut Komisi II DPR RI berkesimpulan bahwa pelaksanaan pilkada 2018 di 18 kabupaten kota dan satu provinsi di jatim akan berjalan lancar dan aman.

“kita berharap pada penyelenggaraan pemilukada serentak ini bisa berjalan lancar. Polisi termasuk penyelenggara pemilu juga harus netral, ASN juga harus netral sesuai dengan intruksi dari Gubernur, sehingga pilkada serentak ini tidak ternodai oleh hal-hal yang tidak diinginkan,” tegasnya.

Politisi Partai Golkar ini juga mengingatkan agar Bawaslu Jatim, mampu mencegah beredarnya isu sara dan kampanye hitam di media sosial. “waspadai isu sara dan penggunaan medsos yang tidak bertanggung jawab. karena hoax dapat merusak jalannya pilkada,” pungkasnya.

Bupati Nyono pada kesempatan ini menegaskan bahwa pihaknya siap mendukung agar pelaksanaan pilkada di Jombang bisa berjalan dengan lancar, aman dan kondusif.

Pemkab Jombang, jelasnya, juga sudah mempersiapkan berbagai hal yang menjadi kebutuhan untuk mendukung suksesnya Pilkada Serentak 2018 di Kabupaten Jombang. Salah satunya, dengan terbitnya NPHD untuk KPU dan Panwaslu Kabupaten Jombang untuk penyelenggaraan Pilkada.

"Insyaallah Jombang sudah siap. Pemerintah Kabupaten Jombang beserta seluruh stakeholder terkait, siap bahu-membahu untuk kelancaran pelaksanaan Pilkada serentak,” ujar Nyono. [*]

Editor : Anshori