Begini Sepak Terjang Oknum Guru Cabul Di Jombang, Terancam Bui Maksimal 15 Tahun Ditambah Hukuman Kebiri - suarajombang.net

Terbaru

Senin, 26 Februari 2018

Begini Sepak Terjang Oknum Guru Cabul Di Jombang, Terancam Bui Maksimal 15 Tahun Ditambah Hukuman Kebiri


SUARAJOMBANG.NET - Oknum guru SMP Negeri 6 Jombang EA (48), telah mencabuli 25 muridnya. Dari jumlah itu, terdapat satu korban yang ia setubuhi di gudang mushala setempat.

Hal itu terkuak setelah petugas Satreskrim Polres Jombang melakukan pemeriksaan terhadap 24 korban. "Korbannya mencapai 25 anak. Dari jumlah tersebut, terdapat satu anak yang disetubuhi," ujar Kasat Reskrim Polres Jombang AKP Gatot Setyo Budi, Senin (26/2/2018).

Gatot menjelaskan, untuk memperdayai korbannya, EA menggunakan metode rukyah. Kepada muridnya, guru Bahasa Indonesia ini kerap bercerita tentang setan dan jin yang masuk ke tubuh manusia. Kemudian, warga Desa Jabon, Kecamatan Jombang ini menawarkan kepada muridnya untuk rukyah.

Tujuannya agar setan yang ada di tubuh tersebut keluar. Hanya saja, rukyah yang dilakukan EA hanya modus. Pasalnya, saat rukyah, dia justru menggerayangi bagian-bagian sensitif korban. Bahkan, lanjut Gatot, ada satu korban berinisial E yang disetubuhi oleh pelaku.

"Lokasinya bermacam-macam. Ada di kelas, gudang musala sekolah, serta di mobil pelaku. Saat menyetubuhi korban, pelaku melakukannya di gudang musala," ujar Gatot saat merilis kasus tersebut.

Berapa korban yang sudah dimintai keterangan? Gatot menjelaskan, sebanyak 24 korban sudah dinintai keterangan. Selain itu, polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Diantaranya mobil Isuzu nopol S 1960 WS warna biru metalik milik pelaku. Kemudian baju pramuka milik para korban, serta seragam guru warna abu-abu.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 82 ayat 1 dan 2 UU RI No 35 Tahun 2014 tentang perlindungan anak ,Junto pasal 65 KUHP. "Ancamannya minimal 5 tahun dan maksimal 15 tahun penjara," pungkas Gatot sembari membeber barang bukti yang dimaksud.
 
( Polisi saat menunjukkan barang bukti )
KPAI, Hukumannya Bisa Ditambah Kebiri

Sementara KPAI (Komisi Perlindungan Anak Indonesia) mengatakan, selain hukuman 15 tahun penjara, oknum guru SMP Negeri 6 Jombang berinisial EA (48) juga bisa ditambah sepertiga serta hukuman kebiri.

Hal itu mengingat pelaku adalah orang dekat korban. Selain itu, tindakan korban juga dilakukan secara berulang. "Makanya selain ancaman 15 tahun penjara. Juga ditambah sepertiga hukuman serta hukuman kebiri," ujar Komisioner Bidang Pendidikan KPAI Retno Listyarti, saat mengunjungi SMP Negeri 6 Jombang, Senin (26/2/2018).

Retno berharap, hakim adil dalam perkara tersebut. Karena penambahan sepertiga hukuman dan kebiri sudah sesuai aturan perundangan. "Jadi kami berharap hakim adil dalam memutus perkara ini," kata Retno yang juga mengapresiasi langkah cepat Polres Jombang.

Selain penanganan hukum, menurut wanita berjilbab in, upaya pemulihan psikologis terhadap 25 murid atau korban juga perlu dilakukan. "Pemulihan atau rehabilitasi itu harus gratis. Semua pihak baik pemkab, polisi, maupun P2TP2A harus sinergis," ujarnya.

seperti diberitakan sebelumnya, EA dilaporkan ke Polres Jombang karena diduga mencabuli 25 siswinya.

Guru Bahasa Indonesia asal Kecamatan Jombang Kota ini menggunakan modus rukyah untuk mengusir setan dari tubuh para korban. Dalam praktiknya, pelaku diduga meraba bagian sensitif para siswi. Bahkan ada satu korban yang disetubuhi oleh pelaku. [*]