Lebih Dekat Dengan Program Nyono-Subaidi, Untuk Pesantren Siapkan Program "SPESIAL" - suarajombang.net

Terbaru

Senin, 08 Januari 2018

Lebih Dekat Dengan Program Nyono-Subaidi, Untuk Pesantren Siapkan Program "SPESIAL"


SUARAJOMBANG.NET - Pasangan Nyono Suharli Wihandoko - Subaidi Mukhtar yang diusung Golkar, PKB, NasDem, PKS, dan PAN sudah menyiapkan berbagai program dalam visi-misi kepemimpinan lima tahun mendatang. Salah satunya diberi nama "SPESIAL" (Santri Penggerak Ekonomi dan Industri Lokal).

Program SPESIAL ini dikhususkan untuk Pondok Pesantren (Ponpes) di Kabupaten Jombang. "Untuk pesantren, kami rancang secara khusus. Bagaimanapun juga pesantren tidak boleh kita lupakan, dan sebagai generasi santri, kami harus komitmen mengembangkan pesantren melalui program kami nantinya," ujar Subaidi Mukhtar, Cawabup Jombang pasangan Nyono.



Subaidi yang juga Wakil Ketua DPRD Jombang ini menjelaskan, dari program SPESIAL itu nantinya akan ada keterlibatan Pemerintah Kabupaten untuk mencetak 15.000 Wirausaha Baru (WUB) berbasis santri atau pesantren. Diharapkan semakin banyak santri yang memiliki bekal kewirausahaan. Supaya kemandirian santri dan pesantren semakin kuat dalam hal perekonomian.

"Ada pelatihan kewirausahaan khusus bagi santri pesantren. Kalau ada pesantren yang sudah memiliki bentuk usaha, kita akan bantu pengembangannya. Jadi, substansinya adalah memenuhi kebutuhan pengembangan kewirausahaan santri pesantren," jelas pria yang akrab disaba Pak Sub tersebut.

Lebih lanjut Pak Sub menerangkan, dalam program SPESIAL itu juga ada tujuan supaya santri dan pesantren bisa memberikan manfaat perekonomian pada warga sekitar. Sehingga keberadaan pesantren juga ikut terlibat dalam pengembangan ekonomi kerakyatan.

Baca Juga, Lima Parpol ini sepakat dukung Pak Nyono jadi Bupati Jombang untuk periode kedua
 
"Formulanya adalah, bentuk usaha di pesantren itu juga perlu mengakomodir hasil-hasil usaha kreatif masyarakat sekitar. Semisal di pesantren sudah ada tempat usaha seperti kantin, koperasi, atau lainnya, maka produk yang dijual harus mengakomodir hasil usaha atau kreatifitas masyarakat sekitar. Atau semisal pengembangan budidaya ikan lele di pesantren, santri-santri yang sudah menguasai ilmu budidaya ikan lele harus mengajak masyarakat sekitar mengembangkannya. Atau setidaknya santri memberi pembekalan khusus kepada masyarakat," ungkap Pak Sub yang juga mantan Ketua Lakpesdam NU Jombang ini. 

  
Baca Juga, ini alasan Partai Nasdem dukung Pak Nyono - Pak Sub menangkan Pilkada Jombang 2018

Politisi yang pernah menjadi Ketua DPC PKB Jombang ini menyatakan, melalui program SPESIAL itu pihaknya akan lebih banyak turun ke pesantren untuk mengawal realisasinya. "Jadi, program ini memang benar-benar spesial. Pesantren kita itu banyak sekali, dan harus dispesialkan. Jombang bisa dikenal dimana-mana, besar dimana-mana, salah satunya karena pesantren," pungkas Pak Sub. (*Tim)