Bupati Nyono, Pesan Presiden Bantuan PKH Bukan Untuk Beli Rokok Atau Pulsa - suarajombang.net

Terbaru

Kamis, 18 Januari 2018

Bupati Nyono, Pesan Presiden Bantuan PKH Bukan Untuk Beli Rokok Atau Pulsa


SUARAJOMBANG.NET - Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko menyerahkan buku tabungan dan ATM kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) bantuan Program Keluarga Harapan untuk Masyarakat Kecamatan Ploso. 
( Persiapan pendidikan anak, Bupati Nyono menyerahkan bantuan PKH untuk warga Kecamatan Ploso )
Penyerahan dilakukan di Pendopo Kecamatan Ploso , Kamis (18/1) pagi. Untuk tahap I bantuan tersebut diberikan kepada 419 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari 7 desa.

Kepada para penerima, Bupati Nyono mengingatkan, bantuan program ini dibelanjakan untuk tambahan biaya anak sekolah, perbaikan gizi keluargam ibu hamil dan balita.

"Sesuai pesan presiden, bantuan PKH tidak boleh untuk beli rokok dan pulsa. Jadi kalau diminta suaminya untuk beli rokok jangan dikasihkan, karena dana ini untuk mempersiapkan pendidikan anak anak kita di masa depan,"kata Bupati saat di Pendopo Kecamatan Ploso. 


Baca Juga, Bupati Nyono Santuni warga korban puting beliung di Mojowarno
 

Pada kesempatan itu, Bupati Nyono juga memberi semangat kepada anak-anak penerima PKH untuk terus berprestasi. "Untuk anak anakku, terus belajar dan semangat. Mimpilah setinggi langit, semoga kelak anak anak Jombang ada yang jadi presiden,"kata Bupati Nyono.  
( Mempersiapkan pendidikan anak dimasa depan melalui Program Keluarga Harapan )
Camat Ploso, Suwignyo mengungkapkan 419 KPM dari tujuh desa yang menerima bantuan PKH ini merupakan hasil validasi tahap 1 PKH 2018. Secara rinci disebutkan untuk Desa Daditunggal 62 KPM, Gedongombo 52 KPM, Jatigedong 91 KPM, Losari 64 KPM, Ploso 44 KPM, Rejoagung 58 KPM, Tanggungkramat 48 KPM.

“Sisanya untuk enam desa lainnya akan menerima buku dan ATM setelah validasi tahap 2,”ungkapnya. Dari dana PKH ini, setiap KPM bakal menerima bantuan sebesar 1,8 Juta pertahun. 


Namun pencairan dilakukan secara bertahap, dengan tahap pertama dana yang cair Rp 500 Ribu. “Jika tak meleset tanggal 25 Jnuari dana sudah masuk ke rekening masing masing penerima,”tandas Suwignyo. (*)

Editor : Jodhie