Bupati Nyono, Arak Arakan Pawai Lampion Ini Adalah Bukti Toleransi Beragama Nyata Di Jombang - suarajombang.net

Terbaru

Rabu, 27 Desember 2017

Bupati Nyono, Arak Arakan Pawai Lampion Ini Adalah Bukti Toleransi Beragama Nyata Di Jombang


SUARAJOMBANG.NET- Tak salah apabila ASEAN menobatkan Kabupaten Jombang sebagai Kabupaten paling Harmoni dan Toleran atau “Jombang The Harmony City”. Yakni dengan mengajak para pemuda dari berbagai negara untuk belajar toleransi beragama di Kabupaten Jombang beberapa waktu lalu. Hal ini karena rasa toleransi antar umat beragama di Jombang memang nyata adanya.  
 ( Jombang The Harmony City, Toleransi antar umat beragama di Jombang harus dijaga)
Suasana tersebut tampak seperti saat umat Kristiani di wilayah Kecamatan Ngoro menggelar arak arakan/pawai lampion yang dipusatkan di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Ngoro dalam merayakan Hari Raya Natal Selasa (26/12) malam.

Dalam pantauan tim Suarajombang.net yang hadir di lokasi, suasana kebersamaan, saling menghargai, saling menghomati antar umat beragama tampak pada kegiatan yang digelar setiap tahun tersebut.

Semisal, kegiatan tersebut bukan hanya para jemaat gereja saja, namun juga melibatkan warga setempat. Bahkan pengamanan pun juga melibatkan Banser yang notabene adalah bagian dari Ormas Islam terbesar di Indonesia selain dari apparat kelopisian dan TNI.

Bahkan acara pawai harus dimulai setelah umat Islam selesai menunaikan ibadah Sholat Isak, hal ini karena GKJW Ngoro sebagai tempat penyelenggaraan acara bersebelahan dengan Masjid dengan jarak hanya 300M. “Tolong jangan membunyikan bunyi bunyian apapun sebelum kegiatan sholat di masjid selesai,”himbau MC di pengeras suara.

Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko pun menyambut baik kegiatan arak arakan/pawai lampion yang digelar oleh Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Ngoro. “Ini adalah bukti nyata bahwa toleransi beragama yang ada di Jombang memang nyata dan hidup, Sehingga tak salah apabila Kabupaten Jombang dinobatkan sebagai Kabupaten paling Harmoni di ASEAN. Dan ini harus kita jaga,”Ungkap Bupati Nyono disela menyaksikan arak arakan tersebut, Selasa (26/12) malam. 

 
( Pawai lampion dimulai, Bupati Nyono didampingi H.Sunardi Wakil Ketua DPRD Jombang memberi aba aba, Pendeta GKJW Ngoro mengibarkan bendera start )
Kreasi lampion warna warni yang diiringi, marching band, seni patrol dan pertunjukan barongsai tersebut dibuka langsung oleh Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko, di halaman Gereja Kristen Jawi Wetan Ngoro, Jombang.

Selanjutnya arak-arakan ini mengelilingi rute yang telah disiapkan. Ratusan warga tampak berjajar disepanjang jalan menikmati hiburan yang tahun ini sudah memasuki tahun ke 6.

Yuedi Kumarianto Pendeta GKJW Ngoro menjelaskan, perayaan ini digelar setiap tahun pada tanggal 26 Desember dengan tujuan uri uri budaya leluhur sekaligus menjadi destinasi wisata di Jombang. “Ini adalah wujud syukur dan bukti kecintaan jemaat GKJW yang setia kepada Negara Republik Indonesia yang cinta NKRI,”Ujarnya. (Jodi)