Kebijakan Bupati Jombang, Distribusi E-KTP Door To Door Langsung Kerumah Pemiliknya, Begini Ceritanya - suarajombang.net

Terbaru

Kamis, 30 November 2017

Kebijakan Bupati Jombang, Distribusi E-KTP Door To Door Langsung Kerumah Pemiliknya, Begini Ceritanya


SUARAJOMBANG.NET- Kebijakan Bupati Jombang dengan meminta Dinas Kependudukan Dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) untuk mengantar ‘door to door’ KTP warga yang sudah jadi ke pemiliknya tentunya mendapat sambutan positif warga. Karena mereka tidak perlu lagi berjubel atau berebut antrean di kantor Dispendukcapil seperti yang sebelumnya terjadi. 
( Bupati Nyono saat menemui warga yang mengantri untuk mengurus data kependudukan di Kantor Dispendukcapil )
Seperti halnya Ahkmad Muslim warga Desa Ngudirejo Kecamatan Diwek, ia mengaku senang bahkan kaget karena KTP nya diantar petugas kerumahnya tanpa harus antri di Kantor Dispendukcapil. "Alhamdulillah. KTP saya sudah jadi, tanpa perlu antre untuk mengambilnya. Bahkan diantar sampai rumah," katanya usai menerima KTP dari petugas.

Seperti diketahui, Warga Jombang yang mengurus KTP elektronik atau e-KTP semakin dimanjakan dengan kebijakan baru tersebut. Mereka tidak perlu lagi berdesak-desakan untuk mendapatkan kartu identitas tersebut. 


BACA JUGA, WOW ENAK TENAN, PEMOHON E-KTP DI JOMBANG TAK PERLU ANTRI TUNGGU HASILNYA TINGGAL TUNGGU DI RUMAH  http://www.suarajombang.net/2017/11/asik-urus-e-ktp-di-jombang-hasilnya.html

Jadi, warga yang mengurus EKTP, setelah mengumpulkan berkas sesuai prosedur dan perekaman data, selanjutnya warga cukup duduk manis di rumah. Karena petugas akan mengantar e-KTP tersebut ke rumah warga yang bersangkutan apabila KTP nya sudah jadi. Terobosan itu sebagai jawaban atas antrean panjang mengurus KTP yang selama ini terjadi.  
(Bupati Nyono Suharli (Tengah) didampingi Kepala Dispendukcapil dan Asisten I saat menjelaskan kebijakannya di depan awak media )
Menurut Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko, penyebab terjadinya antrean panjang saat mengurus e-KTP di kantor Dispendukcapil adalah tak sebandingnya ketersediaan blangko e-KTP dengan pemohon e-KTP.

"Oleh karena itu,minggu lalu saya menghadap ke Kementrian Dalam Negeri, dan bertemu dengan Dirjen Adminduk Untuk meminta tambahan jatah blangko e-KTP. Dan Alhamdulillah di setujui. Jombang mendapat tambahan sekitar 52 Ribu blangko e-KTP," ungkapnya,Kamis (30/11).

Dengan demikian, lanjut Nyono, ia langsung memerintahkan kepada Kantor Dispendukcapil untuk mencetak 2000 e-KTP perharinya dan agar didistribusikan dor to dor kerumah warga yang ktpnya sudah jadi.

"Kalau sebelumnya kita jatah hanya 500 lembar e-KTP perhari, sekarang setiap hari Dispendukcapil mencetak e-KTP sebanyak 2.000 lembar, sehingga setiap desa mendapat jatah enam lembar e-KTP setiap harinya. KTP tersebut pun akan diserahkan langsung kepada pemilik di rumah,"ungkap Bupati Nyono.

Dengan kebijakan baru ini, di target perekaman e-KTP akan tuntas pada Desember mendatang. Target itu realistis mengingat saat ini terdapat 60 ribu warga yang belum melakukan perekaman.(Jodi)