AYIC Di Kota Santri Jadi Tonggak Harmoni ASEAN, Diharapkan Muncul Piagam Jombang - suarajombang.net

Terbaru

Jumat, 27 Oktober 2017

AYIC Di Kota Santri Jadi Tonggak Harmoni ASEAN, Diharapkan Muncul Piagam Jombang

SUARAJOMBANG.NET- Sebagai tuan rumah AYIC (ASEAN Youth Interfaith Camp) dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 ASEAN, Kabupaten Jombang, yang berpredikat Kota Santri, bisa menjadi tonggak harmoni ESEAN. Dan diharapkan akan muncul ‘Piagam Jombang’ guna merajut harmoni antara agama dan negara dunia.
Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN, Jose Tavares mengatakan, sebanyak 150 pemuda dari 21 negara sebagai pesarta AYIC. Mereka akan membahas bersama dalam rangka toleransi dalam keanekaragaman ASEAN.

Tujuannya untuk mencapai harmoni di ASEAN dan dunia. “Ini sangat penting karena berbagai latar belakang agama dan negara,“ ujar Jose kepada sejumlah wartawan di kampus Unipdu Jombang, Jumat (27/10/2017).

Jose Tavara berharap, dalam AYIC tersebut, muncul adanya “Piagam Jombang”. Dalam Piagam Jombang itu nanti, bertujuan agar bisa saling mengharagi saling moderasi sikap moderat dan sikap toleransi antara sesama di ASEAN dan dunia. “ Tentunya Piagam Jombang ini akan dibahas dan dicetuskan bersama,“ ujar Jose lagi.

Selanjutnya, tambah Jose Tavares, hasil dan pandangan dari peserta yang dicetuskan dalam Piagam Jombang, tersebut, bisa disebarkan melalui media. “Dan melaui media social, di mana anak-anak muda sekarang sudah mahir, “ pungkasnya.

Sementara itu Direktur PSA (Pusat Studi ASEAN) Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (UNIPDU) Jombang, KH Zahrul Azhar As’ad, mengatakan, sebagaimana diagendakan Sabtu (28/10) Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) dijadwalkan hadir dalam pembukaannya, namun, karena sesuatu hal ditunda kehadirannya. Wapres Jusuf Kalla bakal hadir pada Minggu (29/10/2017).

“Wapres, hadir pada Minggu (29/10). Ini istimewa, karena sebagai Wapres dan sebagai orang yang berhasil mendamaikan berbagai konflik di Indonesia dan dunia, Pak JK akan memberi arahan secara langsung kepada peserta. Beliau akan bercerita tentang pengalamannya dalam mendamaikan konflik, “ ujar Gus Han, panggilan akrab KH Zahrul Azhar As’ad, yang juga sebagai salah satu Pengasuh Ponpes Darul Ulum, Rejoso, Jombang itu. (Jodi)