Songsong AYIC 2017, Sebelas Bendera ASEAN Berkibar Di Jombang - suarajombang.net

Terbaru

Jumat, 02 Juni 2017

Songsong AYIC 2017, Sebelas Bendera ASEAN Berkibar Di Jombang



SUARAJOMBANG.NET- Kabupaten Jombang, mendapatkan predikat “The Most Harmonious City in ASEAN” atau kota paling toleran di kawasan Asia Tenggara. Dan sebagai wujud dan penanda Kabupaten Jombang menjadi kota paling toleran di kawasan Asia Tenggara tersebut maka didirikanlah Taman ASEAN tepatnya berada di kawasan simpang tiga Ringin Contong.

Dan pada Jumat (2/6/2017) pagi, Sepuluh bendera negara anggota ASEAN dan satu bendera organisasi ASEAN resmi dikibarkan di Taman yang telah diresmikan oleh Bupati Jombang pada saat itu juga.

Pengibaran bendera ASEAN ini menandakan telah dimulainya rangkaian acara ASEAN Youth Interfaith Camp (AYIC) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Jombang pada 28-30 Oktober 2017 mendatang.

ASEAN Youth Interfaith Camp diselenggarakan oleh Kementerian Luar Negeri bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jombang dan Pusat Studi ASEAN Universitas Pesantren Tinggi Darul Ulum (PSA UNIPDU) Jombang Jawa Timur.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-50 ASEAN yang jatuh pada tanggal 8 Agustus 2017. Pertemuan antar pemuda dan pelajar dari ASEAN dan mitra ASEAN tersebut diikuti 100 orang dari 24 negara. 



Dikatakan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko dipilihnya Kota Santri sebagai tempat penyelenggara kegiatan ASEAN Youth Interfaith Camp ini bukan tanpa alasan. Sebab selain pembangunan toleransi antar umat beragama yang terus berjalan dengan apik, juga didukung oleh adanya pondok pesantren yang senantiasa mengajarkan toleransi kepada para santri dan warganya.

“Dipilihnya Jombang dalam kegiatannya ini, bukan tanpa alasan, selain banyak pesantren, juga muslim dan umat agama lain bisa berdampingan secara baik di sini,” katanya usai acara seremonial pengibaran bendera ASEAN.

Sementara, Kasubid Kerjasama Pembangunan Sosial Kementrian Luar Negeri, Isman Pasha menyatakan, Jombang memang layak dijadikan contoh dalam hal pembangunan toleransi. Dalam catatan sejarah kemerdekaan silam, beberapa tokoh dari Jombang dengan sikap toleransinya mampu merangkul berbagai pihak.

“Jombang akan menjadi laboratorium dalam belajar keberagaman dan toleransi. Jadi para peserta akan dapat belajar banyak dari Jombang yang sangat beragam namun sangat toleran,”ungkapnya.

Hadir pada kesempatan itu, diantaranya jajaran Forkopimda Jombang, Perwakilan dari UNIPDU Jombang, Para Pejabat pemerintah daerah, kepolisian, TNI, pemuka agama, forum kerukunan umat beragama, mahasiswa Jombang juga dari lintas agama. (Joe/ADV)