Sambut Ramadhan, Pemkab Jombang Kembali Gelar Pesta Apem - suarajombang.net

Terbaru

Jumat, 26 Mei 2017

Sambut Ramadhan, Pemkab Jombang Kembali Gelar Pesta Apem


SUARAJOMBANG.NET- Sudah menjadi agenda rutin tahunan dalam menyambut datangnya bulan suci Ramadan, Pemkab Jombang kembali menggelar Pesta gunungan apem untuk diarak. Kegiatan kali ini mengambil tema “Megengan Bersama Masyarakat melalui Gelar Apem”. Gunungan Apem tersebut diarak dari GOR Merdeka menuju Ringin contong. 
( Wabup Jombang didampingi Ketua TP PKK Jombang dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan saat memberangkatkan arak arakan gunungan apem )
Dikatakan Heri Setyobudi,Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Jombang bahwa Maksud dan tujuan kegiatan tersebut diantaranya untuk menyemarakkan bulan suci Ramadan, sekaligus memotivasi masyarakat agar selalu mencintai makanan tradisional.

“Kegiatan ini juga untuk menggali dan mengembangkan budaya lokal yang bernuansa Islami sebagai cerminan Jombang Kota Santri,” terang Heri disela acara,Jumat, (26/5)

Heri berharap, melalui kegiatan ini dapat mendorong pengembangan usaha pengelolaan pangan skala UMKM. Ia menambahkan, tradisi Gelar Apem sebagai momentum untuk mensosialisasikan agar masyarakat tidak menggantungkan makanan pokok pada beras dan terigu saja. Salah satu alasanya, makanan berbahan non beras dan terigu, seperti jagung dan umbi-umbian nilai gizinya tidak kalah dengan beras.

“Tujuan dari grebeg apem ini tidak lain adalah meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi keanekaragaman pangan dengan prinsip beragam, bergizi, seimbang, dan aman,” tutur Heri.

Pada kegiatan tersebut juga diadakan lomba kreasi gunungan Apem non beras non terigu. Lomba diikuti oleh 21 kecamatan dengan memilih 3 pemenang. Tidak hanya itu, juga dibuka pasar murah selama sebulan penuh.

Wakil Bupati Jombang, Mundjidah Wahab dalam sambutannya mengatakan, ke depan tradisi Gelar Apem ini diharapkan dikemas lebih menarik, dan mengoptimalkan kreatifitas. Ia menjelaskan, Apem sendiri berasal dari kata Afwum yang artinya minta maaf.

Secara tidak langsung, sambungnya, kue apem ini merupakan ungkapan permintaan maaf kepada tetangga dan seluruh masyarakat Kabupaten Jombang. “Semoga berkah bulan puasa dapat dirasakan seluruh masyarakat Jombang untuk menuju Jombang sejahtera untuk semua,” katanya.

Wabup Mundjidah melanjutkan, melalui kegiatan ini diharapkan dapat mengoptimalkan pemanfatan sumber pangan khas daerah non beras melalui peranan usaha mikro kecil bidang pangan dalam menyediakan olahan pangan lokal. “Dari kegiatan seperti ini juga diharapkan mampu mewujudkan penyediaan produksi yang bermutu dari keanegaragaman produk pangan khas daerah,” pungkas Mundjidah.

Usai diarak oleh para pengawal yang berpakaian ala besut ke jalan raya, dalam waktu sekejap ribuan apem langsung menjadi rebutan dan diserbu para pengunjung. (Jodi/Nitizen)

(Ludes dalam sekejap, Ribuan apem yang tertata dalam gunungan diserbu ribuan masyarakat yang hadir )