Antisipasi Pemecah Persatuan Dan Kesatuan Bangsa, Ini Pernyataan Sikap Dari Forkopimda Jombang - suarajombang.net

Terbaru

Rabu, 24 Mei 2017

Antisipasi Pemecah Persatuan Dan Kesatuan Bangsa, Ini Pernyataan Sikap Dari Forkopimda Jombang



SUARAJOMBANG.NET- Untuk mengantisipasi pemecah belah persatuan dan kesatuan bangsa, Kodim 0814 Jombang Gelar Komunikasi Sosial (Komsos) bersama Aparatur Pemerintahan Kabupaten Jombang. 


Acara tersebut digelar di Aula Makodim Rabu (24/5/17) dihadiri oleh Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko, Joko Triono Ketua DPRD, Kapolres Jombang AKBP Agung Marlianto, Agus Hamzah SH M.Hum Kepala PN Jombang, Sarifudin SH M.Hum Kajari Jombang, serta Letkol Lek Dwi Purnomo Dan Satrad 222.

Selain itu hadir pula Camat se Jombang dan sejumlah Kepala Desa, Para Kapolsek dan Danramil. Serta undangan dari tokoh agama dan tokoh masyarakat.


Dandim 0814 Jombang, Letkol ARH M.Fathuroman mengatakan, kegiatan Komunikasi Sosial yang di lakukan bersama aparat Pemerintah Kabupaten Jombang bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi Forkopimda dengan aparat pemerintah Kabupaten Jombang untuk memelihara sinergitas dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa.


Dalam kesempatan tersebut, Dandim menyampaikan terima kasih kepada Bupati Jombang yang telah memberi bantuan berupa sepedah motor tiga pilar untuk Babinsa sebanyak 306 Unit.


“Terima kasih Pak Bupati, motor tiga pilar sangat membantu anggota kami dalam melaksanakan pembinaan kegiatan ke desa - desa ,“ Ucap Dandim saat memberikan paparan.


Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko saat memberikan sambutan mengingatkan kepada jajaran penegak keamanan dan tiga pilar agar menjaga keutuhan NKRI terkait dengan kegiatan teroris, ISIS serta penyakit masyarakat seperti perjudian, miras maupun narkoba di wilayah Kabupaten Jombang.


Di akhir acara, untuk menindak lanjuti perintah Presiden RI untuk menindak tegas bagi siapa saja yang akan memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa NKRI, maka Forkopimda Kabupaten Jombang menyatakan sikap.


Lima point pernyataan sikap yang ldibacakan langsung Bupati Jombang didampingi jajaran forkopimda tersebut diantaranya, 1.Tidak ragu untuk menindak tegas segala bentuk ucapan dan tindakan yang mengganggu persatuan dan kesatuan, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika dan yang tidak sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945 di Wilayah Kabupaten Jombang.


2.Melakukan tindakan hukum dengan tegas kepada orang orang atau kelompok yang berusaha dengan segala cara memecah belah bangsa Indonesia.

3.Mendorong semua kekuatan elemen masyarakat untuk bersatu melawan perpecahan bangsa khususnya di wilayah Kabupaten Jombang.


4.Memperkuat persatuan dan kesatuan di Wilayah Kabupaten Jombang untuk menangkal segala bentuk provokasi.

5.TNI, Polri, dan pemerintah di Kbupaten Jombang akan meningkatkan kegiatan guna mendorong sinergisitas tercapainya rasa kebhinekaan di wilayah Kabupaten Jombang. (Jodi)