Bupati Jombang Senang, Banyak Pihak Bantu Warga Tak Mampu - suarajombang.net

Terbaru

Sabtu, 15 April 2017

Bupati Jombang Senang, Banyak Pihak Bantu Warga Tak Mampu

SUARAJOMBANG.net- Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko mengapresiasi kegiatan bhakti sosial Operasi Katarak Mata Gratis bagi 1000 orang yang digelar di RS Unipdu Medika Peterongan. Menurutnya upaya Pemerintah dalam mewujudkan visi misinya harus didukung oleh sejumlah pihak. Seperti kegiatan yang di gelar RS Unipdu yang bekerja sama dengan berbagai pihak ini.

"Kegiatan ini selaras dengan visi misi Pemkab Jombang yaitu ingin seluruh Masyarakat nya sejahtera, dan kegiatan ini adalah upaya untuk menjadikan Masyarakat sejahtera di bidang kesehatan," ungkap Bupati saat hadir di kegiatan tersebut, Sabtu (15/4/17).

Diantara pendukung kegiatan operasi katarak tersebut adalah Pengurus Wilayah Lembaga Kemaslahatan Keluarga Nahdlatul Ulama (PW LKKNU) Jawa Timur, organisasi kemanusian A New Vision asal Singapore serta beberapa pihak lainnya.

Bupati Nyono berharap kegiatan bhakti sosial operasi katarak ini dapat mengurangi penderita katarak di Indonesia dan juga di Jombang. "Semoga bhakti sosial ini dapat membantu warga Jombang yang terkena katarak, sehingga dapat melihat kembali dengan normal," harapnya.

( Alhamdulillah, Bupati Nyono berdialog dengan salah satu peserta yang telah dioperasi )
Bhakti sosial Operasi Katarak mata ini berlangsung mulai tanggal 14-17 April 2017. Sebelum dilakukan Operasi, pada tanggal 14 April peserta terlebih dahulu mendapat pemeriksaan mata yang dilakukan di Makodim 0814/Jombang. Untuk tindakan Operasi dipusatkan di RS Unipdu Medika.

Ketua LKKNU Jatim, H Zahrul Azhar Asumta (Gus Han) menyebut sekitar 240.000 orang di Indonesia terancam mengalami kebutaan setiap tahunnya. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penderita buta katarak tertinggi di Asia Tenggara. Keadaan ini selain karena faktor degeneratif juga karena Indonesia merupakan negara yang mendapat paparan sinar ultraviolet yang tinggi.

"Dari 240.000 penderita katarak, 87%-nya adalah penderita yang tidak memiliki akses kesehatan karena faktor biaya. Hari ini proses screnning di Makodim, target operasi katarak ini adalah 1000 pasien," jelasnya.(*)