Bupati Jombang Sampaikan Duka cita atas wafatnya Kiai Aziz Masyhuri Ponpes Al Aziziyah Denanyar - suarajombang.net

Terbaru

Sabtu, 15 April 2017

Bupati Jombang Sampaikan Duka cita atas wafatnya Kiai Aziz Masyhuri Ponpes Al Aziziyah Denanyar

SUARAJOMBANG.net- Banyak pihak merasa kehilangan atas meninggalnya Kiai Aziz Masyuri, Pengasuh Pondok Pesantren (PP) Al Aziziyah Denanyar yang pernah menjabat sebagai Ketua RMI (Rabitah Ma'had Islamiyah), Sabtu(15/04/2017).
( Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Jombang Bupati Jombang menyampaikan belasungkawa )
Bukan hanya dari kalangan ulama, pesantren, dan nahdliyin saja, Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko pun merasa sangat kehilangan sosok Kiai panutan yang sederhana namun sangat produktif dalam menulis buku ini.

Sehingga begitu mendengar kabar bahwa Kiai Aziz wafat, Bupati Nyono Suharli yang saat itu sedang mengikuti agenda Partai Golkar di Tulungagung langsung kembali ke Jombang untuk menuju rumah duka yakni di Ponpes Al Aziziyah di Denanyar Jombang.

Tiba dirumah duka, Bupati Nyono yang di dampingi sejumlah pejabat Pemkab Jombang ini disambut sejumlah kerabat Kiai Aziz serta para Kiai yang sudah terlebih dahulu berada di rumah duka.

"Innalilahi Wa Innailahi Rojiun, Atas nama Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Jombang Saya menyampaikan belasungkawa yang sedalam dalamnya, semoga arwah Almarhum diterima di sisi Allah SWT, "Ucap Bupati Nyono Suharli saat memberikan sambutan dihadapan para pelayat sebelum Jenazah Almarhum diberangkatkan menuju peristirahatan terakhir.
( Merasa Kehilangan, Bupati Jombang (Baju Hitam) ikut memikul keranda jenasah Kiai Aziz Masyuri )
Bupati Nyono menuturkan sosok Kiai Aziz adalah pribadi yang sangat bersahaja dan berwibawa namun sangat sederjana. Kami sangat berduka dan semoga beliau mendapat tempat yang paling mulia disisi Allah SWT.

"Almarhum Kiai Aziz merupakan sosok kiai tekun yang patut kita teladani, Beliau merupakan tokoh NU yang aktif dan tekun dalam menulis sejumlah buku, sehingga menjadi panutan bagi semua. Mari kita doakan semoga Almarhum diterima disisi Allah SWT,"Kata Bupati Nyono saat menutup sambutannya.

Kabar wafatnya Kiai Aziz Masyuri itu pertama kali disampaikan oleh putra almarhum, yakni Muiz Aziz atau Gus Muiz. Kiai Aziz Masyhuri wafat sekitar pukul 13.45 WIB di kediamannya yakni di Ponpes Denanyar.

KH Aziz Masyhuri merupakan menantu KH.Bisri Syansuri. Ia merupakan kiai yang tekun dalam mendokumentasikan hasil-hasil bahtsul masail dalam sejumlah buku sehingga keputusan-keputusan penting tersebut dapat tersebar ke masyarakat dengan mudah. Karya tulis lainnya adalah buku biografi 99 Kiai, Thariqah Mu’tabarah menurut NU.(*)