Sungai Gunting Dan Catak Banteng Meluap, Desa Kademangan Terendam Air - suarajombang.net

Terbaru

Rabu, 01 Maret 2017

Sungai Gunting Dan Catak Banteng Meluap, Desa Kademangan Terendam Air

MOJOAGUNG, SUARAJOMBANG.net– Diduga disebabkan Sungai gunting dan catak banteng yang meluap akibat tidak mampu menampung debet air, sekitar 79 rumah warga di Dusun Kebondalem, Punden, Kademangan, Desa Kademangan, Kecamatan Mojoagung, Rabu (1/3/2017) malam tergenang air hingga 2 Meter. Akibatnya, ratusan warga dari tiga dusun tersebut diungsikan ke Balai Desa setempat untuk sementara waktu.
( Para pengungsi saat berada di balai desa setempat )
Beberapa waktu yang lalu, banjir juga sudah terjadi di daerah tersebut. “Dalam satu musim hujan tahun ini sudah beberapa kali banjir disini,” ujar Erwan Susanto, Kepala Dusun Kebondalem, Desa Kademangan saat ditemui di balai desa Kademangan.

Sejumlah petugas dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Kabupaten Jombang dibantu TNI dan relawan melakukan evakuasi terhadap warga terdampak banjir.

Beberapa warga digendong untuk dibawa ke tempat pengungsian. Sedangkan sejumlah warga lain juga ada yang dibawa ke tempat balai desa menggunakan perahu karet.

Banjir dengan ketinggian mencapai 2 meter ini terjadi disebabkan sungai gunting dan catak banteng yang meluap akibat tidak mampu menampung debet air. Melubernya air itu karena curah hujan yang tinggi di daerah Kecamatan Wonosalam dan Mojowarno. Sehingga aliran air masuk ke pemukiman warga di Desa Kademangan.

“Hujannya terjadi sejak sekitar pukul 05.00 sore tadi. Memang deras, dan hujannya tidak hanya terjadi di Mojoagung. Tapi, juga di Wonosalam,” beber Erwan.

Ia pun berharap segera ada langkah dari pemerintah untuk mengatasi peristiwa yang berulang setiap musim hujan di daerah tersebut. “Bisa lah sungainya dijeruk, atau dibikinkan plengsengan yang kuat dan tinggi supaya air tidak masuk ke rumah warga,” pungkas Erwan.

Berdasarkan pantauan, hingga sekitar pukul 22.00 WIB, banjir masih belum surut.(*)