Perangi Rokok Illegal, Pemkab Jombang Gelar Sosialisasi - suarajombang.net

Terbaru

Selasa, 21 Maret 2017

Perangi Rokok Illegal, Pemkab Jombang Gelar Sosialisasi

SUARAJOMBANG.net- Pemerintah Kabupaten Jombang, melalui Dinas Komunikasi Dan Informasi (Diskominfo) mengajak masyarakat aktif dan menjadi bagian penting dalam pemberantasan peredaran rokok illegal.

Tak bisa dipungkiri, keterlibatan aktif masyarakat dalam memberantas peredaran rokok illegal diyakini bisa membersihkan kota santri dari peredaran rokok illegal.

( Narasumber dari Bea Cukai Kediri saat memaparkan materi )
Hal itu seperti pada Selasa (21/3/17) di Balai Desa Kedungrejo, Kecamatan Megaluh. Bekerjasama dengan Kantor Bea Cukai Kediri, Pemkab Jombang melaksanakan sosialisasi tentang peredaran rokok illegal ini.

Sosialisasi dihadiri berbagai unsur masyarakat, diantaranya Kepala Desa se Kecamatan Megaluh, Ketua TP PKK Kecamatan. Kepala Desa Kedungrejo beserta seluruh perangkat desanya, BPD, LPMD, Ketua TP PKK Desa beserta Ketua Pokja I, II III, IV, Fatayat, Muslimat, Aisyayah, RT dan RW. Tidak hanya itu Penjual rokok eceran pun juga dihadirkan.

Sedangkan narasumber adalah Asisten I Bidang Pemerintahan Dan Kesra Pemkab Jombang, Drs.Purwanto dan Kepala KPPBC TMC Kediri, Turanto SIH Wardoyo, SIP, MA juga memberikan materi tentang pentingnya peran masyarakat dalam memerangi peredaran rokok ilegal di Kota Santri.

Asisten I Bidang Pemerintahan Dan Kesra Pemkab Jombang, Drs.Purwanto memaparkan pemberantasan rokok illegal menjadi bagian dari peruntukan Dana Bagi Hasil Cukai (DBHCHT) yang dikucurkan pemerintah pusat kepada pemerintah daerah penghasil tembakau.

Ketentuan tersebut, tambah Purwanto sebagaimana tertera dalam peraturan Menteri Keuangan nomor 84/PMK.07/2008 yang telah direvisi melalui PMK no. 20/PMK.07/2009 tentang Penggunaan DBHCHT dan Sanksi atas penyalahgunaan DBHCHT.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Diskominfo, Sugeng mengungkapkan untuk memerangi peredaran rokok illegal, pihaknya menggalakkan sosialisasi kepada seluruh lapisan masyarakat hingga ke tingkat desa.

Materi Sosialiasi tersebut,Lanjut Sugeng adalah menjelaskan bentuk dan ciri rokok illegal serta sanksi hukum bagi produsen maupun pengedar rokok ilegal.

"Harapan dari sosialisasi ini, kedepan ada partisipasi aktif masyarakat dalam mencegah dan menghambat peredaran rokok illegal," ujar Sugeng. (*)