Mbah Sahid Ditemukan Tak Bernyawa Ditengah Sawah - suarajombang.net

Terbaru

Sabtu, 04 Maret 2017

Mbah Sahid Ditemukan Tak Bernyawa Ditengah Sawah

JOGOROTO, SUARAJOMBANG.net- Sesosok mayat kembali ditemukan warga, Sabtu (4/3/2017) pagi. Namun kali ini jasad yang ditemukan dengan kondisi tak bernyawa di tengah sawah tersebut dapat diketahui identitasnya. Usai dilakukan diidentifikasi oleh pihak kepolisian, dipastikan itu adalah jasad Sahid (75) warga Dusun Gendingan Desa Sawiji Kecamatan Jogoroto Kabupaten Jombang.
( Jasad Mbah Sahid saat baru ditemukan warga di Tengah sawah /Photo by Facebook )
Dikatakan Kapolsek Jogoroto AKP Miyanto, penyebab kakek tersebut meninggal lantaran memiliki riwayat penyakit pikun, dan diduga kelelahan saat hendak pulang ke rumahnya.

AKP Miyanto menjelaskan, sekitar pukul 09.00 WIB, korban diketahui tergeletak tak bernyawa di tengah sawah dusun setempat. Sebelumnya, lanjut Kapolsek, korban yang hidupnya diasuh oleh keponakannya itu pergi dari rumahnya pada Rabu (1/3/2017) sekitar pukul 15.00 WIB.

“Saat meninggalkan rumah, keponakan yang mengasuh korban tidak mengetahuinya,” kata AKP Miyanto, Sabtu (4/3/2017)

Karena tak kunjung pulang, keponakan yang mengasuhnya mencarinya keliling dusun. Namun usahanya tak membuahkan hasil. Tak kenal putus asa, keponakannya akhirnya meminta bantuan warga sekitar untuk mencari korban, dengan area lebih luas. “Sempat juga melapor ke Mapolsek,” imbuh Kapolsek Miyanto.

Beberapa hari kemudian, kakek yang tidak memiliki anak dan sudah ditinggal istrinya untuk selamanya ini, tak juga ditemukan. Hingga akhirnya, kakek ini ditemukan warga sekitar meninggal di tengah sawah, berdekatan dengan tempat peternakan ayam.

Warga yang menemukan jasad kakek yang sudah tak bernyawa itu, langsung melapor ke Mapolsek setempat. Tak berselang lama, polisi mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan pemeriksaan.

“Dari hasil pemeriksaan dari tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Diduga korban meninggal karena kelelahan. Selanjutnya, jenazah korban langsung dibawa pulang oleh pihak keluarga untuk dimakamkan,” pungkas AKP Miyanto. (*)