Jasad Remaja Tenggelam Di Embung Kepuhrejo Akhirnya Ditemukan, Berikut Kronologisnya - suarajombang.net

Terbaru

Senin, 06 Februari 2017

Jasad Remaja Tenggelam Di Embung Kepuhrejo Akhirnya Ditemukan, Berikut Kronologisnya


KUDU, SUARAJOMBANG.NET- Disaksikan Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko, Tim SAR (Search And Rescue), Senin (6/2/17) tepat pukul 13.00 WIB berhasil menemukan dan mangangkat jasad Lukman Hakim (16) yang tewas tenggelam di embung Desa Kepuhrejo Kecamatan Kudu. 
( Usai ditemukan, Tim SAR BPBD Jombang saat membawa jenasah korban ke mobil ambulance untuk dibawa ke Puskemas setempat untuk dilakukan pemeriksaan /Photo Jodhie))
Sebelumnya, Pelajar kelas 11 SMA DU Tapen ini dikabarkan tenggelam diembung desa setempat sejak Minggu (5/2/17) sekitar pukul 11.30 WIB siang.

Dikatakan Rizal rekan korban, kejadian bermula ketika mereka selesai memancing dilokasi tersebut. “Kami berlima berangkat memancing sekitar pukul setengan 12. Selesai memancing lalu Lukman (Korban) mengajak berenang,”terangnya.

Saat berenang, lanjut Rizal tiba tiba Lukman tenggelam. Mengetahui itu Rizal berusaha menolong, namun kondisi korban yang panik membuat Rizal tidak kuat menahan beban tubuh korban. “Lukman bisa berenang tapi belum mahir,”lanjutnya. Ia pun segera menepi dan meminta bantuan kepada warga.

Tak lama sejumlah warga berdatangan untuk mencari korban, namun tubuh korban sudah tak tampak lagi dari permukaan air embung. Pencarian jasad korban terus dilakukan, hingga ditemukan setelah 24 jam tenggelam. 

( Saksikan pencarian korban, Bupati Jombang (berkaca mata) bersama dengan warga setempat )
Proses pencarian jasad korban tenggelam di Embung Kepuhrejo yang terletak di Desa Kepuhrejo Kecamatan Kudu ini cukup menarik perhatian masyarakat. Warga pun berbondong-bondong menuju waduk yang berada di tengah hutan jati ini. Bahkan sebagian dari mereka telah mendatangi lokasi sejak pagi.

Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko bersama jajaran yang pada saat itu melakukan kunjungan ke Kecamatan Ngusikan, menyempatkan untuk menyaksikan secara langsung proses pencarian hingga evakuasi jasad korban tenggelam di Embung Desa Kepuhrejo Kecamatan Kudu ini.

Rombongan Bupati ini tiba di lokasi sekitar pukul 12.20 WIB, bersama dengan warga setempat, Bupati Nyono duduk dipinggir embung menyaksikan proses pencarian jasad korban yang dilakukan oleh Tim SAR BPBD Jombang. Hanya berselang beberapa menit, Tim SAR yang melakukan penyelaman akhirnya berhasil menemukan dan mengangkat jasad korban.
 
Atas peristiwa ini, Orang nomor satu di Pemkab Jombang ini mengimbau masyarakat lebih berhati-hati saat beraktifitas di sekitar waduk maupun sungai.

“Alhamdulillah jasad korban telah ditemukan. Tapi kita harus waspada dan berhati-hati saat beraktifitas di embung ini,” jelas Nyono Suharli Wihandoko kemarin. 


Bupati juga berharap keluarga korban tabah menghadapi musibah ini.  “Mudah-mudahan tidak terjadi musibah kasus tenggelam lagi di Jombang,” ucapnya.

Hal yng sama juga dikatakan Gunadi, Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jombang. Ia menuturkan sudah banyak embung yang memakan korban. Tak hanya di Jombang, kasus tenggelam seperti ini juga banyak terjadi di daerah lain.

“Sebetulnya sudah ada banyak peringatan seperti papan larangan untuk berenang di setiap embung. Tapi masih ada aja yang nekat,” tandasnya. Pihaknya pun mengimbau masyarakat memperhatikan dan tidak melanggar larangan-larangan tersebut. (*)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar