Bupati Jombang Ajak Siswa Setingkat SMP Mancal Saat Berangkat Sekolah - suarajombang.net

Terbaru

Kamis, 02 Februari 2017

Bupati Jombang Ajak Siswa Setingkat SMP Mancal Saat Berangkat Sekolah


SUARAJOMBANG.net- Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko menyambut baik upaya Dinas Pendidikan (Disdik) Jombang yang memberikan pembelajaran untuk tertib ber lalu lintas bagi pelajar setingkat SMP sederajat. Yakni dengan mengeluarkan surat edaran pelarangan pelajar setingkat SMP sederajat di Kabupaten Jombang membawa motor sendiri ke sekolah.
 
( Beri Contoh, Bupati Jombang (Paling depan) saat bersepeda bersama Klub sepeda JMC, Tampak juga Anggota DPRD Jombang, H Irwan Prakoso )
Larangan tersebut, Kata Bupati Nyono tujuannya sangat baik dan didasarkan pada banyak pertimbangan. Diantaranya, mereka belum cukup umur, keselamatan para siswa dan mengurangi angka kecelakaan yang melibatkan anak sekolah.

"Kebijakan ini untuk melindungi siswa agar tidak mengalami kecelakaan lalu lintas, karena selain belum cukup umur, usia stingkat SMP juga masih labil dalam berkendara," ucap Bupati Nyono saat ditemui seusai bersepeda pagi, Jumat (3/2/17).

Kebijakan tersebut, lanjut Bupati diharapkan bisa dimengerti dan diikuti oleh para orang tua atau wali murid. “Ini demi kebaikan kita bersama,”tandasnya.

Hal senada juga disampaikan H.Irwan Prakoso, Anggota DPRD Jombang menurutnya larangan tersebut sangat baik, hal ini demi keselamatan para pelajar. “Pelajar setingkat SMP juga belum cukup umur dalam berkendara dijalan raya,”katanya.

Anggota Dewan yang hoby bersepeda ini juga meminta peran para orang tua untuk bisa mematuhi larangan ini. Untuk yang rumahnya jauh dari sekolah, lanjutnya bisa diantar orang tuanya, namun untuk yang dekat bisa naik sepeda pancal.

“Bukan untuk siapa siapa, demi kebaikan siswa itu sendiri. Awalnya memang berat untuk bersepeda , lama lama juga akan terbiasa, apalagi bersepeda juga sangat menyehatkan,”katanya.
Seperti diketahui Dinas Pendidikan (Disdik) Jombang beberapa waktu lalu mengeluarkan surat edaran pelarangan pelajar setingkat SMP sederajat di Kabupaten Jombang membawa motor sendiri ke sekolah. Kebijakan tersebut berlaku mulai Januari tahun ini. Adanya larangan bagi siswa SMP mengendarai sepeda motor sendiri ke sekolah tersebut berlaku bagi seluruh lembaga pendidikan di bawah naungan Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang.

"Larangan bagi siswa SMP yang memang usianya belum berhak memiliki SIM. Tujuan utama untuk pembelajaran tertib lalu lintas," kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang Budi Nugroho pada saat itu.

Kebijakan larangan tersebut tertuang dalam surat edaran dinas pendidikan kepada kepala SMP dan kepala UPTD se-Kabupaten Jombang tertanggal 18 Januari 2017.

Dalam surat yang bersifat instruksi tersebut disampaikan juga kewajiban sekolah untuk memasang pengumuman larangan tersebut. Sekolah juga diminta melakukan razia rutin untuk mengecek apakah ada muridnya yang membawa sepeda motor dan diletakkan di sekitar sekolah. (*)